Dalam hidup ini segala sesuatu pasti mengalami perubahan. Perubahan bagi seorang pegawai adalah, yang tadinya aktif bekerja akan tiba saatnya menjumpai masa purnabakti. Inilah saat-saat yang kurang mengenakkan bagi sebagian besar pegawai. Aktifitas yang selama ini dikerjakan dan materi yang selama ini rutin diterima selama bekerja tidak dapat lagi dinikmati. Bagi pegawai calon purnabakti yang tidak siap, bukan tidak mungkin akan mengalami stress dan tekanan mental lainnya.
Perusahaan
tentunya sangat memerhatikan problematika ini. Memberikan bekal bagi pegawai dalam mempersiapkan masa purnabakti lewat pelatihan adalah salah satu solusi yang biasa dilakukan. Solusi ini bahkan bisa menjadi sebuah penghargaan atas loyalitas dan karya yang telah dipersembahkan pegawai kepada perusahaan selama ini.
PSIKOLOGI DAN PENGEMBANGAN PENISUN BAHAGIA
Bahagia bukan berarti setelah mendapatkan segalanya. Bahagia bukan berarti setelah meraih meraih prestasi. Bahagia bukan berarti setelah cita-cita tercapai. Bahagia itu adalah saat ini, bukan besok atau nanti. Oleh karenanya sangat penting memahami arti hakiki dari kebahagiaan dalam hidup ini.
Bagian ini memberi pemahaman kepada pegawai calon purnabakti : Agar mampu menikmati hidup, Memiliki hati yang lebih bahagia lagi dengan mampu mensyukuri karunia dan apa-apa yang sudah dimilikinya.
KESEHATAN MASA PURNA BHAKTI
Sehat memang bukan segala-galanya, namun tanpa sehat kita tidak bisa menikmati segala-galanya. Menginjak usia senja berbagai penyakit mulai mengancam para pegawai calon purnabakti.
Mencegah jelas lebih baik dibanding mengobati. Pada bagian ini pegawai calon purnabakti diberi pengetahuan tentang pola hidup sehat di masa lansia, termasuk di dalamnya pola istirahat, pola makan, dan pola olahraga.
KEWIRAUSAHAAN PURNABHAKTI
Usia senja adalah saat yang tepat untuk hidup lebih sejahtera. Perbedaan lebih bahagia dengan lebih sejahtera dalam program ini adalah kalau lebih bahagia lebih mengarah kepada faktor psikologis, sedangkan lebih sejahtera lebih mengarah kepada faktor ekonomi.
Bagian ini merubah mindset pegawai dari mental pegawai menjadi entrepreneur dengan memberikan pengetahuan peluang usaha, keuangan, dan investasi yang bisa dijalankan oleh pegawai setelah purnabakti.
PROGRAM PASCA TRAINING
KOMUNITAS PENISUN INDONESIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar